Asen Naga, Olahraga Tradisional yang Memerlukan Kegesitan dan Kelincahan
(Lomba Asen Naga/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) menyelenggarakan serangkaian olahraga tradisional
untuk memeriahkan Erau Adat Kutai 2024.
Dihari kelima Rabu
(25/9/2024). Dispora Kukar menggelar lomba Asen Naga yang merupakan olahraga
asli Indonesia. Perlombaan ini digelar mulai 24-28 September 2024, di halaman
parkir jembatan repo-repo Tenggarong.
Asen Naga sendiri biasa
dikenal dengan sebutan olahraga hadang. Untuk di Kutai sendiri asen naga
disebut dengan hadang namun saat ini sudah diresmikan menjadi Hadang.
Olahraga tradisional ini
dimainkan secara beregu (tim) yang
terdiri dari 8 orang dengan 3 pemain cadangan. Dengan area atau arena
petak persegi panjang yang mempunyai panjang dan area dibagi atas 6 petak
dengan ukuran masing-masing petak.
Kepala Bidang Pembudayaan
Olahraga Dispora Kukar Aji Muhammad Ari Junaidi, mengungkapkan. Olahraga
Tradisional ini merupakan rangkaian kegiatan Erau. Permainan Asen Naga ini
merupakan salah satu dari 10 olahraga tradisional yang diperlombakan.
Ia juga mengatakan bahwa
olahraga Asen Naga sendiri merupakan olahraga yang berfokus kepada kelincahan,
kegesitan dan kepekaan para pemainnya untuk memperhatikan gerak gerik lawan.
“Untuk peserta diikuti
umum dan pelajar, baik laki-laki maupun perempun, ada dari luar kecamatan
Tenggarong. Seperti Samarinda, Kota Bangun Darat, Muara Wis.” Ungkap Ari Saat
diwawancarai Poskotakaltim disela-sela perlombaan
Ia berharap kegiatan ini
terus berlangsung setiap tahun, dan antusiasme peserta diharapkan terus
meningkat dari tahun ke tahun. Terlebih olahraga tradisional ini, cukup
mendapat perhatian dan difasilitasi Dispora Kukar.
“Agar olahraga tradisional
ini senantiasa lestari, serta menjadi hiburan masyarakat. Bahkan olahraga ini
juga sudah ada kompetisinya hingga tingkat nasional.” terangnya.
Terpisah, seorang peserta
Uceng (18) tahun, merupakan salah satu atlet olahraga tradisional Asen
naga dari Kota Bangun Darat , menyambut
gembira perlombaan olahraga tradisional ini. Sebab menurutnya pertandingan
olahraga tradisional Asen Naga selain menjadi kompetisi namun juga menambah
teman-teman baru.
“Saya berharap olahraga
tradisional ini dapat terus dilestarikan, dan dibuatkan perlombaan seperti ini.
Tidak hanya di momentum Erau saja.”harapnya.(adv/tan)